Desa

Profil Desa

Kenali lebih dekat desa wisata kami yang kaya akan budaya dan keindahan alam

Sejarah

Desa Bonto Lojong

Desa Bonto Lojong adalah salah satu desa yang berada di kecamatan Ulu Ere Kabupaten Bantaeng yang terbentuk pada tahun 1943. Pada zaman Belanda masih berkuasa, masyarakat Desa Bonto Lojong sangat merasakan penderitaan. Namun pada saat itu ada sebuah peristiwa yang sampai sekarang masih dirasakan manfaatnya bagi masyarakat yakni perintisan jalan poros desa.

Di tahun 1970, pembangunan sekolah pertama di Dusun Bangkeng Bonto walau masih di bawah kolong rumah, namun merupakan sekolah pencetak pelajar pertama di Desa Bonto Lojong yang masih di bawah Pemerintah Desa Bonto Marannu.

Desa Bonto Lojong

Seiring dengan berjalannya waktu, pada tahun 1997 digagas dan dibentuk Desa Persiapan di mana nama desanya diambil dari nama gunung yang disebut dengan Bonto Lojong. Desa Persiapan Bonto Lojong dijabat oleh Bpk. Amiruddin Saing. Pemilihan desa pertama dilakukan pada tahun 2000 yang dilanjutkan oleh Bapak Amiruddin, S.Sos selaku kepala desa yang terpilih selama satu periode, dan pada tahun 2005 terpilih kembali untuk periode kedua.

Selama pemerintahan yang dipimpin oleh Bpk. Amiruddin, S.Sos, pembangunan di segala bidang sangat berkembang dengan pesat baik pembangunan yang berbentuk fisik maupun nonfisik. Salah satu pembangunan pada tahun 1997 adalah pengadaan jaringan listrik yang dibangun dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Desa Bonto Lojong sampai sekarang.

Pada tahun 2000, pembangunan dan peningkatan jalan Desa Bonto Lojong yang dapat memperlancar transportasi dalam mengangkut hasil-hasil bumi masyarakat telah dikembangkan hingga sekarang. Hotmix jalan Dusun Bangkeng Bonto tempus Desa Bonto Tangnga yang dapat melancarkan pengangkutan hasil bumi masyarakat, Hotmix jalan Dusun Cipar menghubungkan Desa Kayu Loe Kecamatan Bantaeng sepanjang 3,1 KM telah berhasil dibangun oleh pemerintah yang berlokasi di Cidondong Parring-parring.

Dalam perjalanan pembangunan, desa yang memiliki potensi yang tidak dimiliki oleh semua desa di Kabupaten Bantaeng, Desa Bonto Lojong dilirik oleh pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk dijadikan sebagai Sentra Agrowisata di Kecamatan Ulu Ere. Desa Bonto Lojong sudah mulai dikenal dengan daerah dingin yang memiliki ketinggian 1200-1500 Mdpl ini, sangat cocok dengan pengembangan tanaman Strawberry dan Apel.

Oleh sebab itu, pada tahun 2008 silam, Desa Bonto Lojong telah digarap dengan pengembangan tanaman Strawberry dan Apel, yang sampai saat ini menjadi objek wisata bagi para tamu dan pengunjung, baik dari dalam daerah maupun dari luar daerah. Selain dengan tanaman seperti itu, Bonto Lojong juga dikenal dengan daerah pusat sayuran yang mampu menyuplai sayuran ke kota Bantaeng, ke daerah-daerah tetangga bahkan sampai ke luar provinsi.

Perkembangan Kepemimpinan

Pada tahun 2011, Kepala Desa Amiruddin Saing, S.Sos telah berakhir masa periode kepemimpinannya dari tahun 2005-2010, dan dilaksanakanlah pemilihan Kepala Desa yang bertempat di kantor lapangan sepak bola Lannying. Pada pemilihan kali ini diikuti oleh 5 (lima) pasangan calon di antaranya adalah Bapak Ruddin, Mudo, Rahman, Johari dan Samsu. Pemilihan ini dilaksanakan secara demokratis langsung, umum, bebas dan adil. Pemilihan kali ini dimenangkan oleh Bapak SAMSU dengan periode 2011-2017.

Pada periode Bapak SAMSU, tahun pertama telah dibangun salah satu taman bunga mini yang berlokasi di Dusun Bangkeng Bonto. Taman mini ini menjadi ikon besar Desa Bonto Lojong yang menjadi sorotan mata para pengunjung yang melintas di Desa Bonto Lojong. Selain diminati oleh warga masyarakat, taman mini ini sering didatangi oleh para pejabat baik dari daerah sendiri maupun dari luar daerah. Taman mini ini yang biasa disebut dengan Mini Showfarm, selain menjadi tempat wisata, lokasi ini juga pernah menjadi tempat syuting Bupati Bantaeng dalam promosi The New Bantaeng.

Pada tahun 2018, Kepala Desa Samsu telah berakhir masa periode kepemimpinannya dari tahun 2011-2017, dan dilaksanakan kembali pemilihan kepala desa yang bertempat di Kantor Desa Bonto Lojong. Pada pemilihan kali ini diikuti oleh 5 (lima) pasangan calon di antaranya adalah Bapak Samsu, Sabir S.Pdi, Tamrin, Edi Hermawan, dan Syahril Harahap. Pemilihan ini dilaksanakan dengan sistem E-Voting dan dimenangkan oleh Bapak TAMRIN dengan periode 2018-2023.

Sebagai Kepala Desa selama menjabat, Bapak Tamrin telah memainkan peran penting dalam mengelola dan memimpin masyarakat di Desa Bonto Lojong. Dengan kebijaksanaan dan dedikasinya sebagai Kepala Desa, Bapak Tamrin telah berhasil memajukan desa ini melalui berbagai inisiatif pembangunan dan program kesejahteraan masyarakat. Di bawah kepemimpinannya, infrastruktur desa diperbaiki, layanan publik ditingkatkan dan potensi ekonomi lokal dikembangkan.

Pada tahun 2023, Kepala Desa Tamrin telah berakhir masa periode kepemimpinannya dari tahun 2018-2023, dan dilaksanakan kembali pemilihan kepala desa yang bertempat di Kantor Desa Bonto Lojong. Pada pemilihan kali ini diikuti oleh 3 (tiga) pasangan calon di antaranya adalah Bpk. Sabir S.Pdi, Tamrin, M Justam. Pemilihan ini dilaksanakan dengan sistem E-Voting dan dimenangkan oleh Bapak Sabir S.Pdi dengan periode 2024-2029.

Daftar Nama-nama Kepala Desa

NoNamaMasa JabatanTahun
1H. AMIRUDDIN, S.Sos., M.Si2 Periode2000 - 2010
2SAMSUD1 Periode2011 - 2017
3TAMRIN SE1 Periode2018 - 2023
4SABIR, S.Pd.I-2023 - 2031

Lokasi Desa

Desa kami adalah sebuah komunitas yang kaya akan budaya dan tradisi. Terletak di wilayah yang strategis, desa ini memiliki potensi besar dalam berbagai sektor.

Kami bertekad untuk terus berkembang dan berinovasi, dengan tetap menjaga nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh para pendahulu. Melalui kerja sama dan gotong royong, kami membangun masa depan yang lebih baik untuk generasi mendatang.

Dengan sumber daya alam yang melimpah dan masyarakat yang solid, desa kami terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warga melalui berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Pelajari lebih lanjut

Visi

Menjadi desa wisata terdepan yang berkelanjutan, berlandaskan nilai-nilai budaya lokal dan pemberdayaan masyarakat untuk kesejahteraan bersama.

Misi

1

Mengembangkan Potensi Wisata

Mengoptimalkan potensi alam, budaya, dan sumber daya lokal untuk menciptakan destinasi wisata yang menarik dan berkelanjutan.

2

Memberdayakan Masyarakat

Meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat melalui pelatihan, pendampingan, dan keterlibatan aktif dalam pengelolaan wisata.

3

Melestarikan Budaya dan Lingkungan

Menjaga dan melestarikan kearifan lokal, tradisi budaya, serta kelestarian lingkungan untuk generasi mendatang.

4

Meningkatkan Kualitas Pelayanan

Memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan dengan standar profesional dan ramah lingkungan.

5

Membangun Kemitraan Strategis

Menjalin kerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung pengembangan desa wisata yang berkelanjutan.